DIalogDaerah

100 Pelari Tempuh 110 Kilometer dari Siak ke Pekanbaru dalam Riau 100 Ultra

9
×

100 Pelari Tempuh 110 Kilometer dari Siak ke Pekanbaru dalam Riau 100 Ultra

Sebarkan artikel ini

Menempuh rute Siak–Pekanbaru, para pelari membawa misi penggalangan dana bagi anak-anak penyintas kanker di Riau.

Aksi penggalangan donasi untuk membantu pengobatan anak-anak penyintas kanker di Provinsi Riau dilakukan melalui ajang lari jarak jauh Riau 100 Ultra. Sebanyak 100 pelari dari berbagai daerah di Indonesia menempuh rute sejauh 110 kilometer dari Kabupaten Siak menuju Kota Pekanbaru dalam kegiatan bertema Run for Cancer, Sabtu (7/11/2026).

SIAK, DialogueJakarta – Sebanyak 100 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ajang Riau 100 Ultra dengan menempuh jarak 110 kilometer dari Kabupaten Siak menuju Kota Pekanbaru, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (8/11/2026) ini juga menjadi bagian dari penggalangan donasi untuk mendukung anak-anak penyintas kanker di Provinsi Riau.

Mengusung tema Run for Cancer, kegiatan tersebut menggalang dana melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Riau. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pengobatan dan pendampingan anak-anak penyintas kanker.

Pelepasan peserta dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, di depan Istana Siak. Dari lokasi tersebut, para pelari menempuh rute jalan raya yang melintasi kawasan perkebunan kelapa sawit sebelum mencapai garis finis di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru.

Peserta berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Bali, Semarang, Sumatera Barat, dan Riau. Kompetisi ini terdiri atas kategori Male Individual dengan jarak tempuh penuh 110 kilometer serta Female Relay, yakni estafet yang diikuti dua pelari perempuan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar mengatakan, kegiatan tersebut menggabungkan aktivitas olahraga dengan penggalangan dana sosial sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata daerah.

“Ajang ini sekaligus mempromosikan pariwisata Siak dan beramal untuk anak-anak pejuang kanker di Riau,” kata Mahadar.

Koordinator Riau 100 Ultra, Bakti, mengatakan peserta diberikan waktu maksimal 26 jam untuk menyelesaikan rute. Meski demikian, ia menekankan pentingnya keselamatan selama mengikuti perlombaan.

Menurut Bakti, tantangan dalam ajang ini bukan hanya menyelesaikan perjalanan sejauh 110 kilometer, tetapi juga membawa misi penggalangan donasi bagi anak-anak penyintas kanker.

Ketua YKAKI Cabang Riau, Elvi Riawanti, mengatakan dana yang dihimpun akan digunakan untuk mendukung operasional yayasan serta membantu kebutuhan pengobatan anak-anak penyintas kanker.

Ia menjelaskan, apabila penanganan medis yang dibutuhkan belum tersedia di rumah sakit di Pekanbaru, YKAKI akan mengupayakan rujukan pasien ke rumah sakit di Jakarta.

Elvi berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dukungan terhadap anak-anak penyintas kanker dapat terus diperluas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan turut memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Siak dan wilayah lain di Riau.

Riau 100 Ultra diselenggarakan oleh komunitas Wedhus Gunung dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Kota Pekanbaru. Panitia menyebut seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari biaya pendaftaran peserta dan sponsor, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sejumlah relawan dari berbagai komunitas juga dilibatkan untuk membantu kelancaran kegiatan, termasuk mendukung keselamatan peserta sepanjang rute Siak–Pekanbaru.